PROFIL SMP NEGERI 5 SAMARINDA

PROFIL SEKOLAH

SMPN 5 SAMARINDA

Nama Sekolah                              :  SMP Negeri 5 Samarinda

Alamat    :  Jalan                            :  JL. Ir. H. Juanda

Desa / Kecamatan      :  Samarinda Ulu

Kab / Kota                   :  Samarinda

No. Telp / HP               :  (0541) 7773954

email                           : smpn5samarinda@yahoo.com

1.   NSS / NSM / NDS                   :  201166001008 P

2.   Jenjang Akreditasi                   :  B

3.   Tahun didirikan                        :  1979

4.   Tahun Beroperasi                   :  1979

5.   Kepemilikan Tanah (Swasta) :  Pemerintah / Yayasan / Pribadi / Menyewa / Menumpang *)

a.   Status tanah                      :  SHM/HGB/Hak Pakai/Akte Jual-Beli/Hibah *) (sertakan copy-nya)

b.   Luas lahan                        :  6943   M2

6.   Status Bangunan                    :  Pemerintah / Yayasan / Pribadi / Menyewa / Menumpang *)

a.   Surat ijin Bangunan           :  No.   -

b.   Luas seluruh Bangunan    :  4.731,54   M2

A. VISI DAN  MISI SEKOLAH

  1. Visi      : Menciptakan lulusan yang berprestasi dalam Bidang Akademik dan Non Akademik yang  berwawasan Iman dan Taqwa serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
  1. Misi      : Mengacu pada Visi sekolah “Menciptakan lulusan yang berprestasi dalam Bidang Akademik dan Non Akademik yang berwawasan Iman dan Taqwa serta menguasai ilmu pengetahuan dan Teknologi.” dengan berbagai indikatornya, maka misi sekolah adalah sebagai berikut :

1.   Mewujudkan pendidikan yang menghasilkan lulusan yang cerdas, trampil, beriman, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

  1. Mewujudkan perangkat kurikulum yang lengkap, mutakhir.
  2. Melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler yang dibutuhkan siswa.
  3. Mewujudkan fasilitas sekolah yang lengkap dan mutakhir.
  4. Mewujudkan Pendidikan dan tenaga kependidik yang mampu berkomitmen tinggi.
  5. Menciptakan sekolah bersih, sehat, aman dan nyaman.
  6. Sterategi :
    1. Meningkatkan Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui pembinaan rohani dan kegiatan – kegiatan keagamaan.
    2. Mengupayakan peserta didik mendapatkan kecerdasan yang prima melalui prestasi akedemis.
    3. Berprestasi dalam bidang olahraga, seni, Karya Ilmiah Remaja (KIR).
    4. Meningkatkan  dan memperbaiki sarana dan prasarana kegiatan belajar mengajar.
    5. Meningkatkan mutu tenaga kerja pendidik.
    6. melaksanakan sekolah sehat dan budaya lingkungan
    7. mengembangkan dan meningkatkan manajemen sekolah.

BAB I

P E N D A H U L U A N

A.   U M U M

Pendidikan merupakan salah satu bagian integral dari pembangunan nasional adalah usaha yang dilakukan secara sadar, berharap dan bertujuan meningkatkan harkat dan martabat manusia, untuk membentuk dan menumbuhkan manusia-manusia Pancasilais yang sehat jasmani dan rohani serta dapat bertanggung jawab bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.

Untuk mencapai tujuan pemabanguan nasdional itu dilaksanakan program disegala bidang secara terus menerus atau berkesinambungan. Hakikat pembangunan nasional itu sendiri adalah pemabngunan manusia seutuhnya dan pembangunan manusia seluruhnya.

Pembangunan pendidikan merupakan bagian dari pemabngunan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kecerdasan dan keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuan kepribadian dan mempertebal semangat kebangsaan, dan cita-cita tanah air, agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembanguanan bangsa.

Jelaslah bahwa tugas pendidikan merupakan bagian dari tugas pengembangan kebudayaan, sebagaimana Dinas Pendidikan Nasional telah mengambil kebijaksanaan untuk menetapkan sekolah sebagai pusat kebudayaan. Disni pula sekolah sebagai salah satu pusat kebudayaan yang sepantasnya dilakukan secara berencana terarah dan penuh kesungguhan.

B.  MAKSUD DAN TUJUAN

Sekolah adalah salah satu lembaga pendidikan, wadah guru memberikan pelajaran dan murid menerima pelajaran, tentu hal ini mengalami hambatan yang diinginkan maka sekolah membuat program kerja untuk pedoman bagi personil (guru dan pegawai) dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Dasar pemikiran dalam membuat program kerja SMP Negeri 5 Samarinda adalah :

  1. Pedoman umum penyelenggaraan administrasi sekolah menengah sarana pendidikan.
  2. Surat Kepala Bidang Dikmenum Kanwil Depdiknas Prop. Kaltim Nomor : 3189/I26.7/Ia.1987.
  3. Surat Keputusan Kepala Kanwil Depdiknas Prop. Kaltim nomor : 3082/I26.2c/PRz.1997 tanggal 25 Juni 1997 tentang Pedoman Penyusunan Program Kerja tahun ini menitik beratkan pada peningkatan mutu pendidikan, pembinaan guru-guru/pegawai dalam mengikut sertakan penataran-penataran, dan mengaktifkan kegiatan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran). Juga bagi siswa ditekankan agar setiap siswa mempunyai buku-buku, baik yang diperoleh dari perpustakaan sekolah, perpustakaan umum maupun membeli. Selain itu siswa diharuskan mengikuti pelajaran tambahan guna meningkatkan mutu pendidikan.
  1. C. RUANG LINGKUP

Agar penyusunan program kerja terarah dengan baik dan tersusun rapi,. Program tersebut meliputi :

  1. Kegiatan-kegiatan sekolah dalam tugas rutin, harian, mingguan, bulanan, semester, dan tahunan.
  2. Tugas masing-masing personil sekolah
  3. Program supervisi.
  4. Program pengembangan staf.

Keempat unsur akan diperjelas pada bab berikutnya karena merupakan yang amat penting dari isi program kerja tahunan SMP Negeri 5 Samarinda tahun 2009/2010.

  1. D. SITEMATIKA

Untuk memudahkan memahami penyusunan program kerja tahunan sekolah SMP negeri 5 Samarinda ditulis dengan sistimatika sebagai berikut :

  1. Bab I, Pendahuluan

Mengulas masalah pendidikan dan dasar pemikiran program kerja.

  1. Bab II, tata cara Penyusunan dan Makna Program

Menjelaskan tugas kegiatan Kepala Sekolah, tugas masing-masing personil sekolah, program supervisi dan pengembangan staf pada SMP Negeri 5 Samarinda.

  1. Bab III, Pokok-Pokok materi program kerja tahunan sekolah

Berisis garis-garis besar program kerja tahunan SMP Negeri 5 Samarinda, antara lain :

  • Kegiatan umum
  • Kegiatan kurikulum
  • Kegiatan ekstra kurikuler
  • Kesiswaan
  • Kegiatan guru dan pegawai
  • Keuangan
  • Sarana dan prasarana
  • Hubungan sekolah dengan masyarakat
  1. Bab IV, Penutup

Merupakan bab yang berisi kesimpulan dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan.

BAB II

TATA CARA PENYUSUNAN DAN MAKNA PROGRAM

Dalam melaksanakan tugas sehari-hari Kepala Sekolah dibantu oleh Guru dan Pegawai Tata Usaha, dan Pegawai lainnya sehingga tugas berat yang diembannya menjadi ringan. Selain itu apa yang disebutkan oelh Dr. H. Hadari Nawawi adalah :

“Kepala Sekolah sebagai administrator berfungsi merencanakan, mengorganisasikan, mengkoordinasikan, dan mengawasi seluruh kegiatan pendidikan yang diselenggarakan disuatu sekolah. Disamping itu Kepala Sekolah sebagai Pimpinan pendidikan berfungsi mewujudkan hubungan manusiawi (human pelatinship) yang harmonis dalam rangka membina dan mengembangkan kerja sama antar personal agar serempak seluruhnya bergerak kearah pencapaian tujuan melalui kesediaan malaksanakan tugas masing-masing secara efektif dan efisien”.

Dengan demikian Kepala Sekolah menyusun kegiatan-kegiatan program kerja tahunan sekolah yang meliputi beberapa asfek yaitu :

JADWAL KERJA KEPALA SEKOLAH

Agar kegiatan Kepala Sekolah dapat mencapai sasaran secara optimal diperlukan adanya jadwal kerja Kepala Sekolah yang meliputi kegiatan-kegiatan rutin harian, mingguan, bulanan, semester, dan tahunan.

Kegiatan Harian

Memeriksa daftar hadir guru, tenaga teknis kependidikan dan tenaga tata usaha

Mengatur dan memeriksa kegiatan 9K di sekolah

Memeriksa program pengajaran dan persiapan lainnya yanmg menunjang proses belajar mengajar

Menyelesaikan surat-surat, angka kredit guru, menerima tamu, dan menyelenggarakan pekerjaan kantor lainnya

Mengatasi hambatan –hambatan terhadap berlangsungnya proses belajar mengajar

Mengatasi kasus yang terjadi pada hari ini

Memeriksa segala sesuatu menjelang sekolah itu usai

Melaksanakan supervisi kegiatan belajar mengajar (KBM)

Kegiatan Mingguan

Melaksanakan upacara upacara bendera pada hari Senin dan hari-hari besar lainnya

Melaksanakan senam kesegaran jasmani

Memeriksa agenda dan menyelesaikan surat-surat

Mengadakan rapat mingguan untuk menjadi bahan rencana kegiatan mingguan berikutnya

Memeriksa keuangan sekolah

Mengatur penyediaan keperluan perlengkapan kantor/sekolah

Kegiatan Bulanan

Pada awal bulan dilakukan kegiatan rutin antara lain :

Melaksakan penyelesaian kegiatan setoran Komite Sekolah, gaji pegwai/guru, laporan bulanan, rencana keperluan perlengkapan kantor/sekolah dan rencana belanja bulanan

Melaksanakan pemeriksaan umum terhadap, antara lain :

Buku kelas

Daftar hadir guru dan pegawai tata usaha

Kumpulan bahan evaluasi berikut analisanya

Kumpulan program pengajaran

Diagram pencapaian kurikulum

Diagram daya serap siswa

Program perbaikan dan pengayaan

Buku catatan pelaksanaan BP/BK

Memberi petunjuk kepada guru-guru tentang siswa yang perlu diperhatikan, kasus yang perlu diketahui, dalam rangka pembinaan kegiatan siswa

Pada akhir bulan dilakukan kegiatan :

  1. Penutup buku
  2. Pertanggungjawaban keuangan
  3. Evaluasi terhadap persediaan dan penggunaan alat sekolah
  4. Mutasi siswa dan klapper

4.   Kegiatan Semester

Menyelenggaran perbaikan alat-alat sekolah yang diperlukan

Menyelenggarakan pengisian buku induk siswa

Menyelenggarakan persiapan pelaksanaan ulangan umum semester

Menyelenggarakan evaluasi kegiatan BP/BK, OSIS, UKS dan ekstrakurikuler lainnya

Menyelenggarakan kegiatan akhir semester :

Daftar kelas

Kumpulan nilai (legger)

Catatan tentang siswa yang perlu mendapat perhatian khusus

Pengisian nilai semester

Pembagian buku laporan penilaian hasil belajar

Pemanggilan orang tua siswa, sejauh diperlukan untuk konsultasi

5.   Kegitan Akhir Tahun Pelajaran

Menyelenggarak penutupan buku-buku inventaris dan keuangan

Menyelenggarakan ulangan umum dan Ujian Nasional (UN)

Kegiatan kenaikan kelas dan kelulusan

  • Persiapan daftar kumpulan nilai (legger)
  • Penyiapan bahan-bahan untuk rapat guru
  • Pengisian buku laporan penilaian hasil belajar
  • Pengisian STTB dan STK

Menyelenggaran evaluasi pelaksanaan program sekolah tahun pelajaran yang bersangkutan dan menyusun program sekolah untuk tahun yang akan datang

Menyelenggarakan penyusunan rencana keuangan tahun yang akan datang (RAPBS)

Menyelenggarakan penyusunan rencana perbaikan dan pemeliharaan sekolah dan alat bantu pendidikan

Menyelenggarakan pembuatan laporan akhir tahun pelajaran

Melaksanakan kegiatan penerimaan siswa baru yang meliputi kegaiatan :

Pembentukan panitia peneriamaan dan pendaftaran

Penyusunan syarat-syarat penerimaan dan pendaftaran

Penyiapan formulir dan pengumuman penerimaan peserta didik

Pengumuman siswa yang diterima dan daftar ulang

6.   Kegiatan Awal Tahun Pelajaran

Merencanakan kebutuhan guru setiap mata pelajaran

Pembagian tugas mengajar

Menyusun program pengajaran, jadwal pelajaran dan kalender pendidikan

Menyusun kebutuhan buku pelajaran, buku pegangan guru

Menyusun kelengkapan alat pelajaran dan bahan pelajaran

Mengadakan rapat

Telah diuraikan sebelumnya bahwa kegiatan program kerja Kepala Sekolah itu sangat berat kalau tidak dibantu oleh personilnya, sebagai mana Dr. H. Nawawi mengatakan :

“Sekolah sebagai organisasi kerja disamping terdapat sejumlah volume kerja, terdapat pula lebih dari seorang personil sebagai petugas harus mewujudkannya. Oleh karena itulah disuatu sekolah diperlukan pembagian dan pembidangan kerja agar setiap personil mengetahui dengan jelas posisinya dan tentang kerja yang menjadi tanggungjawabnya didalam posisi tersebut guna memungkinkan setiap personil berdayaguina secara maksimal dalam mencapai tujuan”.

Bagi seorang guru tanggungjawab kepadanya diharapkan tidak lagi menunggu perintah atasan (Kepala Sekolah) yang memimpin dalam tugasnya.

II.  FUNGSI DAN TUGAS PENGELOLA SEKOLAH

1.   Kepala Sekolah

Kepala Sekolah berfungsi dan bertugas sebagai edukator, manajer, administrator, dan supervisaor, leadership, inovator, motivator (EMASLIM)

  1. Kepala Sekolah selaku edukator bertugas melaksakan proses pembelajaran secara efektif dan efisien
  2. Kepala Sekolah selaku manajer mempunyai tugas :
    1. Menyusun perencanaan
    2. Mengorganisasikan kegiatan
    3. Mengarahkan kegiatan
    4. Melaksanakan kegiatan
    5. Melakukan evaluasi terhadap kegiatan
    6. Menentukan kebijaksanaan
    7. Mengadakan rapat
    8. Mengambil keputusan
    9. Mengatur proses belajar mengajar
    10. Mengatur administrasi ketatausahaan, siswa, ketenagaan, sarana dan prasarana dan keuangan/RAPBS
    11. Mengatur proses belajar mengajar
    12. Mengatur Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)
  1. Kepala Sekolah selaku adminmistrator bertugas menyelenggarakan administrasi :

Perencanaan

Pengorganisasian

Pengarahan

Pengkoordinasian

Pengawasan

Kurikulum

Kesiswaan

Ketatausahaan

Ketenagaan

Kantor

Keuangan

Perpustakaan

Laboratorium

Ruang keterampilan/kesenian

Bimbingan konseling

UKS

OSIS

Serbaguna

Media

Gudang

9K

  1. Kepala Sekolah selaku supervisor bertugas menyelenggarakan supervisi mengenai :

Proses belajar mengajar

Kegiatan Bimbingan dan Konseling/Bimbingan dan Penyuluhan

Kegiatan ekstrakurikuler

Kegiatan ketatausahaan

Kegiatan kerjasama dengan masyarakat dan instansi terkait

Sarana dan prasarana

Kegiatan OSIS

Kegiatan 9K

Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Sekolah dapat mendelegasikan kepada Wakil Kepala Sekolah.

  1. Wakil Kepala Sekolah

Wakil Kepala Sekolah membantu Kepala Sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

  1. Penyusunan rencana, pembuatan program kegiatan dan program pelaksanaan
  2. Pengorganisasian
  3. Pengarahan
  4. Ketenagaan
  5. Pengkoordinasian
  6. Pengawasan
  7. Penilaian
  8. Identifikasi dan pengumpulan
  9. Penyusunan laporan

Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Samarinda membantu Kepala Sekolah dalam urusan sebagai berikut :

Urusan Kurikulum

Menyusun program pengajaran lengkap dengan uraian kegiatannya

Menyusun pembagian tugas guru dan jadwal pelajaran

Menyusun jadwal dan pelaksanaan ulangan umum serta ujian akhir (US/UN)

Menerapkan kreteria persyaratan naik/tidak naik dan kreteria kelulusan

Mengatur jadwal penerimaan buku Laporan Penilaian Hasil Belajar dan STTB

Mengkoordinasiakan dan mengarahkan penyusunan perangkat  pelajaran lengkap dengan komponennya

Menyusun laporan pelaksanaan pelajaran

Membina kegiatan MGMP/pengujian/litbang

Membina kegiatan/MGMP/Media dan pelatihan guru

Melaksanakan pemilihan guru teladan

Membina kegiatan lomba-lomba bidang akademis, seperti LPIR, LKIR, IMO, IPHO/TOFI, mengarang dan lain-lain

Menyusun dan melaksanakan program pengembangan kurikulum (tryout/intensif US/UN, penelitian dan lain-lain)

Urusan Kesiswaan

  1. Menyusun program pembinaan kesiswaan / OSIS
  2. Melaksanakan bimbingan, pengarahan dan pengendalian kegiatan siswa/OSIS dalam rangka menegakkan disiplin dan tata tertib sekolah serta pemilihan pengurus OSIS
  3. Membina pengurus OSIS dalam berorganisasi
  4. Menyusun program dan jadwal pembinaan siswa secara berkala dan insidental
  5. Membina dan melaksanakan koordinasi keamanan, kebersihan, ketertiban, kerindangan, keindahan, kekeluargaan, kesehatan keterbukaan, dan keteladanan (9K) dan wawasan wiyatamandala
  6. Melaksanakan pemilihan calon siswa teladan dan calon siswa penerima beasiswa, siswa berprestasi
  7. Mengadakan pemilihan siswa untuk mewakili sekolah dalam kegiatan di luar sekolah, antar sekolah, sampai tingkat nasional
  8. Mengatur penerimaan siswa baru, mutasi siswa
  9. Menyusun program kegiatan ekstrakurikuler (UKS, PMR, KIR, Pariwisata, dan lain-lain)
  10. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan kesiswaan secara berkala
  11. Mengatur, mengadakan latihan kepemimpinan, pembinaan IMTAQ, Pengembangan IPTEK melalui penataran/ pelatihan-pelatihan

Urusan Hubungan Masyarakat

  1. Mengatur dan menyelenggarakan hubungan sekolah dengan orang tua/wali siswa
  2. Membina hubungan antar sekolah dengan Komite Sekolah
  3. Membina pengembangan hubungan antar sekolah dengan lembaga pemerintah, dunia usaha, dan lembaga sosial lainnya
  4. Menyusun laporan pelaksanaan hubungan masyarakan secara berkala
  5. Menyusun dan melaksanakan kerjasama antar departemen, dalam rangka publikasi dan sosialisasi
  6. Menyusun dan melaksanakan kerjasama dengan lembaga kemasyarakatan/keagamaan dalam rangka peningkatan IMTAQ
  7. Menangani tindak lanjut out put/penjaringan lintas sektoral (dalam negeri maupun luar negeri) dan masalah-masalah IPTEK
  8. Menjalin kerjasama dengan sekolah swasta dalam program sekolah kembar, lembaga kursus/Keterampilan/pelatihan dalam rangka peningkatan IPTEK
  9. Mempublikasikan go public sekolah melalui media cetak, telivisi, radio, dan media lainnya

Urusan Sarana dan Prasarana

  1. Menyusun rencana kebutuhan sarana dan prasarana
  2. Mengkoordinasikan pendayagunaan sarana dan prasarana
  3. Mengelola pembiayaan alat-lat pengajaran
  4. Menyusun laporan pelaksanaan urusan sarana dan prasarana secara berkala
  5. Menyiapkan sarana dan prasarana disetiapbagian kegiatan sekolah, dibantu para teknisi
  1. 3. G u r u

Guru bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah dan mempunyai tugas melaksanakan proses belajar mengajar secara efektif dan efisien

Tugas dan tanggungjawab seorang guru meliputi :

  1. Membuat program pengajaran
    1. Analisis Materi Pelajaran (AMP)
    2. Program Tahunan
    3. Program Satuan Pelajaran (Satpel)
    4. Program Rencana Pengajaran (RP)
    5. Lembar Kegiatan Siswa (LKS)
    6. Program Semester
    7. Program Perbaikan dan Pengayaan
    8. Pokok uji (US / UN)
    9. Analisis Hasil Ulangan (harian/semester)
    10. Daftar hadir dan daftar nilai
    11. Agenda guru dan alat bantu lainnya
    12. Melaksanakan Kegiatan Pembelajaran
    13. Melaksanakan kegiatan penilaian pelajaran, ulangan harian, semester
    14. Malaksanakan analisis hasil ulangan harian
    15. Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
    16. Mengisis daftar nilai siswa
    17. Melaksanakan kegiatan membimbing guru dalam kegiatan proses kegiatan belajar mengajar
    18. Membuat alat pelajaran/alat peraga
    19. Menciptakan karya seni
    20. Mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakan kurikulum
    21. Melaksanakan tugas tertentu di sekolah
    22. Mengadakan pengembangan bidang pengajaran yang menjadi tanggungjawabnya
    23. Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar masing-masing siswa
    24. Meneliti daftar hasil siswa sebelum memulai pelajaran
    25. Mengatur kebersihan ruang kelas dan ruang praktikum
    26. Mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk kenaikan pangkatnya
  1. 4. Wali Kelas

Wali kelas membantu Kepala Sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

  1. Pengelola kelas
  2. Penyelenggaraan administrasi kelas meliputi :
  • Denah tempat duduk siswa
  • Papan absensi siswa
  • Daftar pelajaran kelas
  • Daftar piket kelas
  • Buku absensi kelas
  • Buku kegiatan pembelajaran/buku kelas
  • Tata tertib kelas
  • Inventaris kelas
  1. Penyusunan/pembuatan statistik bulanan siswa/target kurikulum, daya serap mata pelajaran
  2. Pengisian daftar kumpulan nilai siswa (legger), peringkat dan pengelompokan siswa
  3. Pembuatan catatan khusus tentang siswa
  4. Pencatatan mutasi siswa
  5. Pengisian buku Laporan Penilaian Hasil Belajar
  6. Pembagian buku Laporan Penilaian Hasil Belajar
  1. 5. Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)

Ketua MGMP di sekolah membantu Kepala Sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

  1. Penyusunan program dan pengembangan mata pelajaran sejenis
  2. Koordinasi penggunaan ruang sarana
  3. Koordinasi kegiatan guru mata pelajaran sejenis
  4. Pelaksanaan kegiatan membimbing guru dalam proses belajar mengajar
  1. 6. Guru Bimbingan dan Konseling / Bimbingan dan Penyuluhan

Guru Bimbingan dan Konseling membantu Kepala Sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

  1. menyusun program pelaksanaan Bimbingan dan Konseling
  2. Melakukan koordinasi dengan wali kelas dalam rangka mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa tentang kesulitan belajar
  3. Memberikan layanan bimbingan kepada siswa lebih berprestasi dalam kegiatan belajar
  4. Memberikan saran dan pertimbangan kepada siswa dalam memperoleh gambaran tentang lanjutan pendidikan dan lapangan pekerjaan yang sesuai
  5. Mengadakan penilaian pelaksanaan bimbingan dan konseling
  6. Menyusun statistik hasil penilaian bimbingan dan konseling
  7. Melaksanakan kegiatan analisis hasil evaluasi belajar
  8. Menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan dan konseling
  9. Mengikuti kegiatan Musywarah Guru pembimbing (MGP)
  10. Menyusun laporan pelaksanaan bimbingan dan konseling
  1. 7. Pustakawan Sekolah

Pustakawan sekolah membantu kepala Sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

  1. merencakan penadaan buku/bahan pustaka/media leketronika
  2. Mengurus pelayanan perpustakaan
  3. Merencanakan pengembangan perpustakaan
  4. Memelihara dan perbaikan buku-buku/bahan pustaka/media elektronika
  5. Menginventarisasi dan mengadministrasikan buku-buku/bahan pustaka/media elektronika
  6. Menyimpan buku-buku perpustakaan/media lektronika
  7. Menyusun tata tertib perpustakaan
  8. Menyusun laporan pelaksanan kegiatan perpustakaan secara berkala
  1. 8. Koordinasi pengelola Laboratotium / Ruang Belajar

Koordianator penglola membatu Kepala Sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

  1. Merencanakan pengadaan alat dan bahan laboratorium IPA, Komputer, Bahasa, dan Media Belajar
  2. Mengkoordinasikan jadwal dan tata tertib pendayagunaan/pemanfaatan laboratorium/ruang media belajar secara terpadu
  3. Menyusun dan mengkoordinasikan program tugas setiap tanggungjawab pengelola laboratorium dan media belajar
  1. 9. Pengelola Laboratorium/Penanggungjawab Pengelola Laboratorium

Pengelola laboratorium membantu Kepala Sekoah dalam kegiatan-kegiatan sebagi berikut :

  1. Merencanakan pengadaan alat dan bahan laboratorium
  2. Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan laboratorium
  3. Menyusun program tugas-tugas laboran
  4. Mengatur penyimpanan dan daftar alat-alat laboratorium
  5. Memelihara dan perbaikan alat-alat laboratorium
  6. Menginventarisasi dan mengadministrasikan alat-lat laboratorium
  7. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan laboratorium
  1. 10. laboran Laboratorium IPA (Fisika dan Biologi)

Laboran laboratorium IPA membantu Kepala Sekolah dan penanggungjawab/guru Pengelola Laboratorium Fisika dan Biologi dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

  1. Merencanakan pengadaan alat-lat/bahan kimia laboratorium IPA (Fisika dan Biologi)
  2. Membantu menyusun jadwal dan tata tertib pendayagunaan laboratorium IPA (Fisika dan Biologi)
  3. Menyusun program kegiatan laboran
  4. Mengatur pembersihan, pemeliharaan, perbaikan dan penyimpanan alat-alat/bahan-bahan kimia laboran IPA
  5. Menginventarisasi dan mengadministrasikan alat-lat/bahan-bahan kimia laboran IPA
  6. Menyusun laporan pendayagunaan/pemanfaatan laboratorium IPA
  1. 11. Teknis laboratorium Komputer

Teknis Laboratorium Komputer membantu Kepala Sekolah dan Penanggungjawab/guru Pengelola Laboratorium Komputer dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

  1. Merncanakan pengadaan alat-alat komputer baik perangkat keras maupun lunak
  2. Membantu menyusun jadwal dan tata tertib pendayagunaan/pemanfaatan komputer
  3. Menyusun program kegiatan teknisi laboratorium komputer
  4. Menginventartisasi dan mengadministrasikan alat-alat/perangkat komputer

12. Teknis Laboratorium Bahasa

Teknis Laboratorium Komputer membantu Kepala Sekolah dan Penanggungjawab/guru Pengelola Laboratorium Bahasa dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

  1. Membantu menyusun jadwal dan tata tertib pendayagunaan/pemanfaatan komputer
  2. Menyusun program kegiatan teknisi laboratorium bahasa

d.      Menginventartisasi dan mengadministrasikan alat-alat/perangkat laboratorium bahasa

13. Teknis Media

Teknis Media membantu kepala Sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

  1. Merencanakan pengadaan alat-alat media
  2. Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan media
  3. Menyusun program kegiatan teknisi media
  4. Mengatur penyimpanan, pemeliharaan, dan perbaikan alat-alat media
  5. Menginventarisasi dan mengadministrasikan alat-alat media
  6. Menyusun laporan pemanfaatan alat-alat media

14. Kepala Tata Usaha Sekolah

Kepala tata Usaha sekolah bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah dan mempunyai tugas melaksanakan ketatausahaan sekolah meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

  1. Menyusun program tata usaha sekolah
  2. Mengelola keuangan sekolah
  3. Mengurus administrasi ketenagaan
  4. Mengurus administrasi siswa
  5. Membina dan mengembangkan karir pegawai tata usaha sekolah
  6. Menyusun administrasi perlengkapan sekolah
  7. Menyusun dan penyajian data/statistik sekolah
  8. Mengkoordinasikan dan melaksanakan 9K
  9. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan pengurusan ketatusahaan secara berkala

Pegawai tata Usaha

Pegawai tata usaha bertugas membantu Kepala sekolah dan Kepala Tata Usaha melaksanakan ketatausahaan sekolah meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

  1. Administrasi Kesiswaan
  • Pencatatan data siswa
  • Pengelolaan Buku Induk
  • Laporan bulanan, triwulan, akhir tahun pelajaran dan sewaktu-waktu
  • Mutasi siswa
  • Membantu surat keterangan siswa
  1. Administrasi Kepegawaian
  • Membuat data pegawai dan DUK
  • Mengerjakan usul kenaikan pangkat guru/pegawai
  • Mengerjakan gaji berkala (KGB)
  • Mengerjakan DP3
  • Mengerjakan buku induk pegawai
  • Mengusulkan pembatan Karpeg, Taspen, Askes dan Karis/Karsu
  • Menganalisis kebutuhan tenaga guru dan pegawai
  • Dan lain-lain yang menyangkut administrasi kepegawaian
  1. Administrasi Perlengkapan
  • Perencanaan pengedaan perlengkapan kantor/sekolah
  • Penerima, penyimpanan, pemeliharaan, dan penyaluran barang
  • Melaksanakan pembukuan barang-barang inventaris
  • Membuat laporan triwulan mutasi barang dan laporan tahunan
  • Pemberian nomor kode pada barang inventaris
  • Dan tugas-tugas administrasi lain yang berhubungan inventaris
  1. Administrasi Keuangan
    1. Bendaharawan Rutin/UYHD/UUDP
  • Mengajukan surat permintaan pembayaran (SPP)
  • Menguangkan dana sesuai SPM
  • Menyimpan dan membayarkan sesuai persetujuan/perintah atasan
  • Mengerjakan pembukuan sesuai peraturan yang berlaku
  • Membuat laporan pertanggungjawaban (SPJ)
  1. Bendahara Gaji
  • Mengajukan surat permintaan pembayaran (SPP)
  • Menguangkan/menerima serta membayarkan kepada pegawai
  • Mengerjakan pembukuan
  • Membuat/menyampaikan laporan SPJ
  • Mengerjakan kelengkapan administrasi lain yang berhubungan dengan penggajian
  1. Bendaharawan Komite Sekolah
  • Menyiapkan pembayaran iuran Komite Sekolah
  • Menyimpan dan membayarkan dana Komite Sekolah sesuai perintah/persetujuan atasan
  • Membukukan keuangan
  • Membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan dana
  1. Pembuat Daftar Gaji
  • Menyiapkan/membuat daftar permintaan gaji
  • Menyiapkan kelengkapan-kelengkapan untuk permintaan pembayaran gaji
  • Membantu bendaharawan gaji
  1. Kearsipan / Agenda
  • Mencatan keluar masuk surat
  • Menyampaikan surat kepada Kepala Sekolah dan meneruskan surat sesuai tujuan surat/disposisi
  • Menyimpan/mengarsipkan surat sesuai tata letak kode surat
  • Menyiapkan/mengambil surat jika sewaktu-waktu diperlukan
  1. Pembantu Umum
  • Membantu aktivitas kegiatan administrasi yang diperlukan oleh atasan
  • Melakukan tugas lain

III.    PENGEMBANGAN STAF (STAF DEVELOPMENT)

Pengembangan staf merupakan suatu kegiatan untuk mendayagunakan secara maksimal perangkat personal sekolah dalam rangka meningkatkan kemampuan profesional, ketentraman dan pengetehuan untuk mencapai hasil optimal secara efektif dan efisien, dengan menggunakan atau menyelenggarakan dana yang ada.

A.     Tujuan Pengembangan Staf

1.   Mengembangkan kemampuan mengajar dengan metode yang dapat digunakan secara efektif dan berhasil dalam kaitan yang luas dengan lingkungan sekolah

2.   Mengembangkan keinginan untuk belajar terus menerus serta menggali metode mengajar dan evaluasi dari cara mengajar yang berkaitan dengan pembaharuan keadaan

3.   Mengembangkan pengetahuan praktis administratif dalam usaha menumbuhkan kemajuan untuk selalu memberikan bantuan demi kepentingan sekolah

4.   Membantu perkembangan profesional dan teknis dari personal sekolah

5.   Mengembangkan personal menjadi suatu tim, sehingga merupakan tim yang kompak dan terpadu dalam menciptakan interaksi dan komunikasi yang baik

6.   Mengembangkan rasa ikut memiliki dan saling rasa menghargai diantara rekan sekerja

7.   Mengembangkan sikap mental yang kuat, dalam mengembangkan prestasi

8.   Mengembangkan kepercayaan kepada kemampuan diri sendiri

B.     Yang Menjadi Sabjek Pengembangan Staf

1.   Kepala Sekolah

2.   Wakil Kepala Sekolah

3.   Guru-guru

4.   Koordinator Bidang Studi

Dan yang menjadi objek pengembangan staf antara lain : Guru-guru yang baru diangkat, guru-guru yang baru bertugas (pindahan), dan guru-guru yang memang masih sangat memerlukan.

C.     Waktu Melaksanakan Pengembangan Staf

1.   Pada pertemuan individu antara Kepala Sekolah dengan guru, baik formal satu informal

2.   Pada pertemuan individu antara guru koordinator bidang studi dengan guru, baik formal atau informal

3.   Pada pertemuan individu antara wakil kepala sekolah dengan guru baik formal atau informal

4.   Pada pertemuan kecil kelompok guru

5.   Pada saat koordinator bidang studi mengunjungi kelas

6.   Pada pertemuan inservice dalam MGMP/MGP

IV.    KEGIATAN SUPERVISI

Untuk melaksanakan pengelolaan sekolah secara dinamis Kepala Sekolah mempunyai tanggungjawab menyelenggarakan perencanaan organisasi, pengarahan, pengkoordinasian dan pengawasan.

Sedangkan secara operasional Kepala Sekolah menyelenggarakan supervisi pendidikan tentang kegiatan belajar mengajar, kegiatan BK, kegiatan ekstrakurikuler, serta kegiatan administrasi ketatausahaan sekolah.

A.     Tujuan Kegiatan Program Supervisi

1.   Tujuan Dasar

ð      Meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa

ð      Meningkatkan kecerdasan

ð      Meningkatkan keterampilan

ð      Mempertinggi budi pekerti

ð      Memperkuat kepribadian

ð      Mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air dengan dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang sanggup membangun dirinya sendiri dan secara bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan bangsa

2.   Tujuan Umum

a.   Administrasi Pendidikan

ð      Administrasi kesiswaan

ð      Administrasi kurikulum

ð      Administrasi sarana prasarana

ð      Administrasi tata usaha sekolah

ð      Administrasi hubungan masyarakat

b.   Administrasi sebagai proses kegiatan

ð      Kegiatan perencanaan

ð      Kegiatan pengorganisasian

ð      Kegiatan pengelolaan dan pengarahan

ð      Kegiatan pengawasan

3.   Tujuan Khusus

Membantu dan memperbaiki kegiatan proses belajar mengajar meliputi :

  1. Dalam hal pemahaman kurikulum
  2. Pemahaman pendekatan, metode dan teknik-teknik evaluasi
  3. Merumuskan TIK
  4. Memilih materi
  5. Memilih metode pengajaran
  6. Memilih media pengajaran
  7. Merumuskan kegiatan belajar mengajar
  8. Membuat evaluasi
  9. Membuat satuan pelajaran
  10. Merumuskan hasil belajar dan perbaikan proses belajar mengajar

B.     Sasaran Supervisi

Yang melaksanakan supervisi sekolah adalah Kepala Sekolah atau Wakil Kepala Sekolah dan yang disupervisi guru-guru serta pegawai tata usaha

C.     Waktu Pelaksanaan

Kegiatan supervisi dilaksanakan secara berkala, terus menerus dan berkesinambungan sesuai dengan kalender kerja. Teknik pelaksanaan melalui : kunjungan kelas, pertemuan pribadi, rapat dewan guru, pertemuan dalam kelompok kerja melalui MGMP/MGP.

D.     Aspek dan Materi Sebagai Bahan Kegiatan Supervisi

1.   Supervisi Guru meliputi :

ð      Pemahaman kurikulum

ð      Penyusunan persiapan

ð      Penguasaan materi pelajaran

ð      Pemeliharaan dan pengembangan metode mengajar

ð      Penilaian termasuk pemanfaatan umpan balik penilaian proses dan hasil belajar serta kegiatan perorangan atau kelompok

ð      Pengadaan media pengajaran

ð      Pelaksanaan administrasi guru

2.   Supervisi Wali Kelas

ð      Pelaksanaan kegiatan administrasi wali kelas

ð      Pelaksanaan kegiatan presensi siswa

ð      Pelaksanaan bimbingan siswa

ð      Hubungan kerjasama dengan guru dan tata usaha serta petugas teknis lainnya

3.   Supervisi Petugas BK

ð      Pelaksanaan administrasi BK

ð      Pelaksanaan kegiatan BK

ð      Pelaksanaan home visit

ð      Pelaksanaan hubungan kerjasama antara petugas BK dengan Kepala Sekolah, Guru, Wali Kelas, petugas teknis lainnya dan siswa

4.   Supervisi Petugas Perpustakaan

ð      Penilaian administrasi perpustakaan

ð      Pelaksanaan kegiatan penambahan koleksi perpustakaan

ð      Pengecekan laporan, kerusakan, permintaan dan penerimaan

ð      Pengecekan barang inventaris dan pembukuannya

ð      Pemeliharaan (penyimpanan, pengaturan kebersihan ruangan, pengamanan dan pemanfaatan buku)

ð      Pelaksanaan hubungan kerjasama dengan Kepala Sekolah, Guru, Wali Kelas, petugas teknis lainnya dan siswa serta instansi lain

5.   Supervisi Laboratorium

ð      Kegiatan administrasi

ð      Pengecekan jadwal pelaksanaan kegiatan laboratorium

ð      Pengecekan laporan, kerusakan, permintaan, dan penerimaan barang

ð      Pengecekan barang inventaris dan pembukuan barang

ð      Pemeliharaan (penyimpanan alat, pengaturan kebersihan ruangan, pengamanan dan pemanfaatan alat)

6.   Supervisi Administrasi Tata Usaha

ð      Keuangan

ð      Kepegawaian

ð      Kesiswaan

ð      Pengelola perlengkapan

ð      Administrasi lainnya

7.   Supervisi Ekstrakurikuler

ð      Administrasi kegiatan

ð      Penyesuaian program dengan pelaksanaan

ð      Penilaian hasil kegiatan

ð      Daftar hadir

8.   Supervisi Pembinaan Siswa

ð      Pembinaan keorganisasian, pendidikan politik dan kepemimpinan

ð      Pembinaan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa

ð      Pembinaan sikap berbangsa dan bernegara

ð      Pembinaan pendidikan pada hukum bela negara

ð      Pembinaan keseragaman jasmani

ð      Pembinaan apresiasi dan penghayatan seni

BAB  III

POKOK-POKOK MATERI

PROGRAM KERJA TAHUNAN SEKOLAH

Untuk mewujudkan program kerja tahunan sekolah, Kepala Sekolah mempunyai kegiatan-kegiatan yang diharapkan efektif dan efesien dalam mencapai suatu tujuan. Kegiatan administrasi dan kepemimpinan Kepala Sekolah hanya akan berhasil bilamana ditunjang dengan struktur organisasi yang memberikan kemungkinan berlangsungnya kerjasama antar personal atau unit kerja. Setiap personal didayagunakan secara maksimal dengan memberi kesempatan berpartisipasi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Sehubungan itu pembagian tugas pembidangan tugas dalam kegiatan pengorganisasian, termasuk juga memilih dan menempatkan personal pada unit kerja dan posisi yang tepat sesuai dengan kemampuan pendidikan dan pengalamannya.

Dalam memberikan semangat kerja dan tugas tidak hanya tentang kesejahteraan guru dan pegawai saja, akan tetapi sebaliknya guru dan pegawai mempunyai rasa tanggungjawab yang telah diberikan kepadanya surat keputusan yaitu keputusan tentang struktur organisasi sekolah dan pembagian tugas.

Pembagian dan pembidangan tugas tersebut meliputi :

Umum

Kurikulum

Kesiswaan

Ekstra kurikuler

Guru / pegawai

Sarana dan Prasarana

Keuangan

Hubungan sekolah dengan masyarakat

Pembagian kerja merupakan perkotakan kerja dalam suatu kelompok yang terpisah-pisah, akan tetapi mengharuskan, mengatur prosedur dan mekanisme kerja agar tercipta hubungan kerjasama yang efektif dan efisien yang lebih baik.

Hubungan kerja tahunan sekolah telah diprogramkan dengan baik pula sebagai langkah untuk menjalankan tugas-tugas sehingga yang diprogram dapat tercapai sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

BAB   IV

P E N U T U P

1.      Kesimpulan

Program Kerja yang kami susun ini adalah merupakan lanjutan dari program kerja yang terdahulu, karena itu untuk materi dan sasaran serta tujuan tidak mengalami perubahan dan hanya beberapa sub kegiatannya ada penambahan dan perubahan.

Dalam supervisi Kepala Sekolah dengan kenyataannya dalam proses belajar mengajar masih terdapat kekurangan dan hambatan-hambatan yang sangat memerlukan perhatian kita untuk segera ditangani dengan baik. Dengan berdasarkan pengalaman, maka untuk tahun pembelajaran 2009 / 2010 sangat perlu ditanggulangi kekurangan ini, seperti sarana alat peraga, KBM, dan buku penunjang bagi guru maupun untuk siswa sendiri.

Berdasarkan pengalaman inilah perlunya penambahan alat peraga. KBM dan pengadaan buku diperpustakaan, agar terselenggaranya pendidikan berjalan dengan baik dan sukses.

Kesemuanya ini memerlukan bantuan dana yang akan mengimbangi kebutuhan tersebut di atas, tentunya haruslah uluran tangan orang tua murid melalui Pengurus Komite Sekolah di sekolah ataupun Pemerintah.

Juga dalam usaha peningkatan mutu pendidikan, sangat diperlukan peningkatan para pendidiknya, untuk ini diharapkan Guru dan Pegawai selalu diikutsertakan pada setiap kesempatan penataran / kursus ataupun pengarahan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Nasional Propinsi Kalimantan Timur ataupun Departemen Pendidikan Nasional.

Semoga program kerja yang ada ini kami laksanakan berjalan dengan baik dan tidak mendapatkan hambatan yang berarti. Dan tentunya dengan kerjasama yang baik pula selalu kita berupaya untuk meningkatkan pendidikan anak didik sebagai generasi penerus dan harapan bangsa.

Demikian rancangan program kerja kmai untuk tahun pembelajaran 2009/2010 yang dijabarkan, diuraikan secara singkat sebagai pedoman dan petunjuk untuk melangkah maju dalam usaha dan upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah ini, terima kasih.

Samarinda,   Juni 2009

Kepala Sekolah

Asfian Noor, S.Pd., M.Psi

NIP. 19680404 199603 1 007

1 Komentar

  1. woyyy,, ada nopex bu`le texas kah ??? q mw bayar hutang nah :-D agagagagagagagak


Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.